Kesalahan Dalam Memandang Budaya Barat

Cara pandang yang menyatakan bahwa kebudayaan Barat lebih tinggi dari kebudayaan manapun inilah yang menyebabkan kebudayaan dunia di mana pun dan bagaimana pun caranya harus selalu berpandangan ke Barat. Cara pandang inilah yang membuat semacam kurikulum bagaimana suatu budaya itu diciptakan dan berguna bagi masyarakat.

Pembacaan teks budaya seperti ini mengakibatkan kebudayaan di luar Barat seperti sudah disebutkan di atas, menjadi terpinggirkan, menjadi pelengkap, tidak penting, dan bukan merupakan kebudayaan pusat. Hegemoni yang tercipta ini lebih jauh membuat banyak masyarakat –yang dianggap the other—tidak percaya dengan kebudayaannya sendiri. Lalu cepat-cepat menyesuaikan diri dengan yang diinginkan dari cara pandang hegemoni kebudayaan, baik secara estetika maupun fungsionalnya yang khas Barat tadi.

Di sisi lain adanya hegemoni dalam menterjemahkan sebuah “teks” menyebabkan terjadinya stagnanisasi intelektual. Teks yang mengandung gagasan, nilai dan kepercayaan ini kemudian disalurkan ke masyarakat melalui media massa, organisasi-organisasi, pemimpin agama, perkumpulan profesi dan sebagainya dengan pemahaman yang sebelumnya telah dinegoisasi dan disepakati bersama. Pada akhirnya menjadi kebenaran yang dapat diterima.

Comments are closed.