Batasan Kebudayaan

Dieter Mack yang mengutip pernyataan Clifford Geertz tentang batasan budaya menyatakan, budaya menunjukkan beralihnya pola makna sejarah yang terwujud pada simbol. Peralihan pola makna sejarah ini menurut Geertz ini merupakan hasil suatu sistem warisan gagasan, diungkapkan secara simbolik, dipergunakan manusia untuk berhubungan, melestarikan, membangun pengetahuan dan sikap di dalam kehidupan.

Dalam konteks ke-Indonesia-an, pengertian budaya yang dimaksud Geertz, seperti yang dinyakatan oleh Mack, dapat dicermati sebagai melting-pot tempat bermacam-macam etnik sub-budaya membangun seluruh budaya bangsayang pada pada saat bersamaan mencoba menghimpun dasar “budaya antarbangsa”, apapun bentuknya.

Kebudayaan menurut penulis adalah sesuatu yang beraneka ragam yang terus-menerus mengalami perubahan –bukan dari tingkat ke rendah ke tingkat yang lebih tinggi—dalam masyarakat yang memiliki karakteristiknya masing-masing dan bergerak bebas.

Kebudayaan merupakan implementasi dari individu atau kelompok atas kehidupannya yang saling mengisi satu sama lain, mempengaruhi, atau bisa saling bertentangan yang berakhir pada nilai-nilai kebaharuan, bahkan penghancuran.

Comments are closed.