Arti dan Asal Mula Wayang

Wayang dapat dikatakan merupakan salah satu produk budaya Indonesia yang dapat diandalkan bahkan dibanggakan. Sebelum agama Hindu masuk ke Nusantara, dalam kepercayaan animisme wayang digunakan untuk meminta bantuan roh nenek moyang.

Namun sejak agama Hindu masuk ke Nusantara wayang pun mengalami perubahan seiring perubahan yang terjadi pada masa itu, baik itu sistem pemerintahan (politik), kepercayaan, dan budaya.

Dalam bahasa Jawa wayang berarti bayang, yang secara eksplisit menggambarkan sifat manusia baik atau buruk. Datangnya agama Hindu tersebut dari India menyebabkan terjadinya pergeseran wayang di Nusantara dari awal berfungsi untuk memanggil roh nenek moyang menjadi media penyebaran agama Hindu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wayang didefinisikan,

adalah tiruan orang yang terbuat dari pahatan kulit atau kayu dan sebagainya yang dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dalam pertunjukkan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dsbnya), biasanya dimainkan oleh seseorang yang disebutĀ  dalang.

Inti dari cerita dalam wayang biasanya diambil dari kisah-kisah pewayangan seperti Mahabrata, Bharatayuda, atau cerita-cerita mengenai kisah kepahlawanan, dan yang berkaitan dengan aspek moral dan etika.

Comments are closed.